Kamis, 24 Oktober 2013

PARADIGMA SCHENE METAL DI INDONESIA MASA KINI .

Dunia Metal UG lokal di Indonesia saat ini tidak layak lagi disebut sebagai KEBANGKITAN, namun yang saat ini sedang terjadi adalah KEJAYAAN. Hanya tersisa 2 tugas lagi bagi Metalhead dan Media Metal UG Indonesia, adalah "How to maintain it and make the Glorious of eternal freedom for the Metal UG Indonesia..." Bagaimana kita mempertahankannya dan membuat Metal UG Indonesia menjadi MERDEKA...!!!

Ironisitas dibalik Kenyataan :

Penulis merasa masih terlalu minim pengetahuannya untuk mengutarakan dunia Metal khususnya Indonesia. Namun disini Penulis mencoba untuk meletakkan kapasitas diri sebagai Pion yg berada di antara pasukan Metal UG Indonesia.

Sebuah paradigma yang gag pernah tuntas dibahas adalah tentang keberadaan Scene Metal di negeri kita ini yang menjadi anak tiri dalam perindustrian Musik Indonesia. Alhamdulillah, meski masih tersisa serpihan2 kecil tentang paradigma tersebut, Metal UG Indonesia saat ini telah MELESAT bak anak panah yang mampu membuat setiap orang terbelalak dan bertanya2 "Musik apa sih itu? Gag jelas..." Haha, ya, bagi mereka itu adalah sebuah pertanyaan yg lazim. Namun bagi Metalhead, itu adalah sebuah kemajuan. Kenapa? Setidaknya masyarakat awam sudah mengetahui identitas musik Metal UG kita yg memang TIDAK JELAS. Ketidak jelasan itu lah yang pada akhrnya membuat mereka penasaran dan sendirinya ingin mempelajari lebih dalam tentang Metal UG, tentu saja tidak semudah itu mereka mempelajarinya. Ya, itulah yang penulis sebut sebagai EDUKASI ALAMI... Sebuah pembelajaran tanpa Guru. Urusan mereka suka tidak suka adalah urusan belakangan, setidaknya dengan Edukasi tersebut, mereka yg awam jadi tau tentang musik Metal UG. Gag perlu dihitung berapa orang yg mengajukan pertanyaan seperti diatas. Namun cukup diketahui bahwa pada akhirnya nanti, Berjuta-juta orang akan lebih tau tentang Metal UG Indonesia.

Mempelajari dan mengenal Musik Metal UG, diibaratkan duduk dibangku kuliah untuk mendapatkan gelar S2. Tidak hanya mendengar, namun semua indra tubuh bekerja, mencoba menyelaraskan hati dengan tindakan. Berbeda dengan mengenal Musik Genre lain seperti Pop dan Musik Komersil lainnya, Hanya mendengar, mereka langsung mengerti dan suka. Itulah mengapa penulis mengambil kesimpulan bahwa dibalik "KETIDAK JELAS" nya dalam bermusik, ada nilai Estetika mahal dalam mengenal Musik Metal UG yg gag didapatkan di genre musik lain. Mungkin Musik Metal UG hanya bisa diselaraskan dengan musik Symphony Bach, Bethoveen atau sekelas lainnya Hehe...

Bila saatnya kita bicara tentang kerasnya dunia musik Metal UG, penulis rasa bukan hanya keras dalam ber-Performent. Tapi juga keras dalam setiap pagelaran event2 nya yg terkadang berakhir dengan kekerasan di luar stage (Rusuh). Namun pernahkah anda melihat atau mendengar event musik genre lain, Pop, atau musik komersil lainnya yg tidak pernah tidak rusuh di luar stagenya??? Ya...jadi secara median tidak ada perbedaan antara Metal UG dengan musik komersil lainnya yg didalam Event akan ada kekerasan / kerusuhan. Itu ibarat bumbu, sebuah resiko, sebuah sebab akibat. Dan pada akhirnya menjadi sebuah tanggungjawab bukan hanya dari sisi penyelenggara, namun juga dari penggemar. Untuk itu SALAH BESAR apabila musik Metal UG identik dengan kekerasan / kerusuhan, karena musik lain pun demikian sama adanya. Namun sadarkah anda bahwa tingkat SOLIDARITAS kaum Metal UG Indonesia jauh diatas rata-rata...??? Bila anda tidak percaya, berjuanglah untuk mengenal Metal UG Indonesia.

Sebuah impian tertinggi dalam setiap genre musik adalah menjadi tenar dan dikenal. Jika berbicara hal itu, yg sangat berperan adalah para Ikon2 Industri Musik yg mempunyai kekuatan untuk mewujudkan hal tersebut. Itu bukan merupakan sebuah hal yg munafik. Namun kembali ke EDUKASI para label2 yg berkecimpung didalamnya, dan tentu saja keberanian mereka untuk terjun kedalam dunia musik Metal UG Indonesia. Meskipun saat ini sudah ada, namun masih dibilang sedikit, bahkan minim sekali. Untuk itulah mengapa disebut Metal UG Indonesia belum MERDEKA. Itulah mengapa branded Underground masih tetap melekat di Scene Metal kita. Bagi penulis, label Underground layak dilepas apabila ke-MERDEKA-an Metal Indonesia berhasil di MERDEKA kan oleh para label2 Indonesia secara menyeluruh dan tanpa memilih. Tentu saja ini yang masih menjadi Homework bagi kita.

EDUKASI adalah salah satu cara untuk lebih memasyarakatkan Metal UG di masyarakat Indonesia. Namun yg lebih utama adalah pembukaan hati dari mereka terhadap Musik Metal UG. Ini bukan tugas yg hanya harus dilakukan oleh pion-pion Metal, namun juga menjadi tugas para Media Portal Metal UG entah itu di dunia maya maupun di dunia nyata. Harapan dari adanya Edukasi Metal UG adalah ketika pada satu Stage Besar, 1000 orang penonton terdiri dari 500 penonton penggemar musik komersil (Pop Komersil), dan 500 sisanya adalah penggemar musik Metal UG. Itulah yang namanya ke-ADIL-an dalam musik Indonesia. Bukan memberikan sesuai dengan kapasitasnya, namun memberikan sama rata. Tugas yang berat memang, namun apabila musikus2 dapat melihat sebuat kesempatan besar dibalik Edukasi ini, niscaya semua akan terjadi.

Musik Metal UG kita tidaklah tidak diakui. Tapi cenderung ditakuti. Namun para mesin pencetak uang cepat menanggapi akan hal ini. Mereka sadar dapat memanfaatkan semaksimal selangit tembus untuk mencapai keinginannya semata. Sangat disayangkan apabila elemen2 tertentu mencoba berlomba "Mengangkat" Musik Metal UG Indonesia hanya semata untuk mesin pencetak uang. Padahal secara logika dan kenyataan mereka sangat sangat menyadari bahwa musik Metal UG dapat menjadi kekuatan besar dalam dunia perindustrian musik Indonesia. Yah, dunia luar pun mengakui bahwa Metal UG Indonesia telah menjadi momok menakutkan dalam perkembangan Metal UG Dunia. Bertebaran Musikus2 Metal Indonesia yg telah berhasil menunjukkan kedahsayatannya yg membuat dunia luar bertekuk lutut. Apa lagi yg kurang??? SDM dari Industri Musik Indonesia pastinya...



Benang Merah :

Ternyata tidak ada Benang Merah dalam membahas Musik Metal UG Indonesia. Karena semua telah berjalan sesuai dengan adanya. Musik yang telah maju dan JAYA. Bertebarnya Komunitas2 Metal UG di negeri kita ini, dan begitu banyaknya Media Portal Metal UG yang eksis mengangkat Musik Metal UG. Hanya tinggal bagaimana media2 tersebut bisa berjalan ditengah arus, tidak memihak dan tidak memilih serta sanggup memberikan EDUKASI Metal UG yang benar kepada masyarakat Indonesia. Biarkan masyarakat menilai, tapi yg lebih penting adalah bagaimana masyarakat menyikapi nya.

Kamis, 17 Oktober 2013

OBRIGADO DEATH METAL

l


OBRIGADO adalah band death metal asal kota Kuningan Jawa Barat. kata Obrigado  diambil dari bahasa Portugal yang artinya "terima kasih" .  mungkin agak aneh, namun itu bisa jadi ungkapan rasa syukur mereka terhadap Tuhan dan Kehidupan. .Berdiri pada pertengahan Oktober 2013 , dengan formasi trio yaitu Agus ( bass + vocal ) , Chandra ( Gitar ) , dan Denis abah ( Drum ) . Mengaku terinspirasi band brutal seperti DEATH, SLAYER, DYING VETUS, BEHEMOTH, DEAD VERTICAL, WAKING THE CADAVER dan DEATH VOMIT . Obrigado berencana meluncurkan E.P yang tengah dalam 
proses penggarapan . semoga sukses OBRIGADO...

support indie
  .